Monday, February 22, 2010

Lucky Man, Dave Koz feat Charles Pettigrew


You, standing there, unaware
I look at you, and I understand
That I am such a lucky man
You,slowly turn, slowly smile
And it hits me so hard,
once again, I am such a lucky man
Sometimes it's all so clear
There's a reason you are
here with me


Life has its ups and downs
But I'll get through
If I can stay with you
Forever
I look in your eyes and I understand
I am such a lucky man
There's a reason you are
here with me
I know I'll get through
If I can stay with you
Forever
I know I don't tell you
enough
But it's the way that I feel
I look at you and I
understand
That I am such a
lucky man
Who could have planned
That I would be such a
lucky man...

Saturday, February 20, 2010

my faithfull maid

ikhlas ... hanya 6 huruf, tapi kok ya susah banget ngaplikasinya... sebelum benar-benar ikhlas, mesti aja ada perasaan nggak rela, sedih, kecewa, bingung, kesel, marah, campur aduk.

bukannya nggak ikhlas si mbak pamit pulang, tapi ya itu dia ... jadi bingung nggak berujung, pusing, rungsing, sebel banget, gundah gulana :-(

si mbak mau pulang itu di luar perhitungan, meski guwe acungin jempol karena dia kasih beneran one month notice ... tapi jadi bingung ... gimana ? siapa yang jaga anak guwe ? siapa yang gantiin ? gimana guwe harus percaya orang baru? gimana lagi guwe mesti ngajarinnya lagi...aduuuhhh pusssiiinnggg....

3 tahun sudah dia kerja disini, kualitas bekerja di atas rata-rata, jujur dan orang Betawi bilang "sebet" atau sigap dan terampil.... semoga cepet dapat ganti dan lebih baik lagi ..seperti yang sudah-sudah ...semangaaattttt...banzaiiiiiiii.....

abis curhat ini semoga jadi lebih ikhlas ...

Friday, February 19, 2010

Puding Chocolate ala Eaton

Jangan tertipu dengan tampilannya yang sungguh biasa... Hanya diberi wadah gelas plastik warna putih, ditutup dengan plastik transparan dan diberi logo khas toko roti dan cake, Eaton. Ada 3 rasa: cokelat, vanilla dan mocca... Nggak pernah mau mencoba rasa lain, hanya coklat... Coklat saja...

Tapi kesederhanaan kemasan, benar-benar terkalahkan manakala, sendokan pertama mulai dilakukan, pada lapisan atas puding, setebal 1/5 terdapat cokelat padat, dilanjutkan dengan lapisan sarikaya karamel yang tidak begitu gurih setebal 4/5, lalu diakhiri dengan cairan cokelat bukan rum tapi mungkin fermentasi cokelat (?)... Menghapuskan hari yang penat....

Udah berbulan-bulan ... Mungkin setahun ada kali ya ? Flavor cokelat menghilang dari peredaran, Sang pramuniaga selalu saja bilang bahwa barangnya memang belum masuk... Mangkanya surprise betul ketika kemarin lihat barangnya nongol lagi... Hehe... It's about time ! Mbak minta 2 ya ! Hehe... dan pssssttt.... lapisan chocolate-nya kali ini 2/5 bagian ...kayaknya untuk melipur lara ketiadaannya selama ini...hehehe...

Kira-kira ada yang mau ngasih resepnya nggak ya ? Uughhh kayak mau masak aja hehehe...

Thursday, February 18, 2010

kecewa banget sama Imigrasi Jaksel

Baru aja terkagum-kagum dengan kantor pengurusan Visa Kedutaan China yang begitu rapi dan cepat-nya... terus mau bantu filing paspor buat ipar ..... berharap pelayanan Kantor Imigrasi Jakarta Selatan lebih meningkat .... secara 2 tahun lalu kesana, pelayanannya udah cukup memuaskan

 (http://catetansigeulis.blogspot.com/2008/11/pembuatan-paspor-untuk-anak-di-bawah.html), semestinya 2 tahun kemudian peningkatannya meningkat, harapan yang ternyata sia-sia belaka.

 

Senin awal minggu ini ke tempat itu untuk mengambil formulir pembuatan paspor baru, agak heran sebenarnya mengapa pada pukul 8 pagi, sudah sangat penuh, sampai tidak ada lagi sela untuk duduk.

 

Hari Rabu kembali lagi rencananya mau mengembalikan formulir....

 

biasanya, automated queue machine dinyalakan pada pukul 7.45, jadi kalau kita datang ke Kantor imigrasi dari pukul 7.30, maka paling tidak kita dapat nomor antri 10-an. Jadi kalau rata-rata orang menghabiskan 5 menit di loket, pada pukul 09.00, berkas sudah diterima dan kita tinggal kembali 2-3 hari berikutnya untuk difoto.

 

Tapi apa lacur ? ternyata hari itu automated queue machine rusak, sehingga kita diminta untuk menumpuk map-nya di depan loket ? berharap bahwa hanya itu antrian kita ? ooo.... tidak dong .... map-map itu kemudian diambil petugas, dibalik, jadi masih fair karena dirunut sesuai dengan kedatangan map... map itu lalu diberi stempel tanggal, diserahkan ke 2 sebelahnya.... dan loket itu nanti memanggil nama kita.... sudah selesai ? belum ! ternyata ketika nama kita dipanggil, formulir tadi telah diberi nomor dan dikembalikan, jarak waktu menumpuk map dengan jarak panggilan 1 jam saja !!! udah gitu nomor antrian 49 ?????!?!?!?!? sementara pemanggilan nomor baru dimulai pukul 08.30...jadi kapan selesainya yaaa, nunggu 2-3 jam lageeee???? padahal dari tumpukan map, separah-parahnya dapat nomor 25-an.... hemmm jadi curiga nggak sich, adakah map-map lain yang diselipkan di antara map-map kita?....

 

nggak heran, ruang tunggu kantor jadi sangat penuh, crowded, mana nggak ada AC-nya, jadinya malah membuat para pengantri berpikir untuk menggunakan jasa calo nggak sich?

 

Aduh-aduh Bapak-bapak/Ibu-Ibu yang di-imigrasi, saya sudah sebegitu bangganya dengan pelayanan di kantor Bapak/Ibu, sampai-sampai saya sering meng-encourage teman-teman saya untuk mengurus paspor sendiri di situ... kecewa banget melihat penurunan kualitas yang sangat signifikan.... untuk kantor pelayanan yang berada di daerah basah :-(