Saturday, October 9, 2010

The Joneses, satire and new style-marketing

Betapa apapun yang kita makan, pakai, kendarai, jalani, sudah amat penuh dengan komersialisasi, branded, dan gaya hidup.

Tidak jarang, untuk urusan materialistik seperti ini, perilaku dan gaya hidup seseorang jadi trend-setter alias kiblat dari 'pakaian' kita.

Film ini jadi satire, jadi sindiran.
Marketing gaya baru. Suatu keluarga jadi-jadian yang sebenarnya terdiri dari para marketer andal, memasarkan apa yang menempel di badannya, apa yang menjadi seleranya sesuai dengan umur mereka masing-masing...keluarga superb yang miris-nya hidup dengan kepura-puraan.
Keluarga jejaden ini dibayar oleh suatu perusahaan - mungkin semacam agen periklanan - memasarkan apa saja yang mungkin dipasarkan, dari mulai mobil, pakaian, kaca mata, gadget, sepatu, baju dan tas branded, produk kecantikan, asesori, frozen food.... Name it ! Apapun !
Semua yang mungkin jadi industri !
Bak model iklan, ini seperti film 5D (kalau ada hehe) everything is lively shown ...

Para tetangga sekitar tentunya tertarik dan kemudian turut membeli produk yang mereka gunakan.....

Seperti biasa ... Film yang berakhir antara sad dan happy ending ini menawarkan solusi yang memuaskan buat para audience-nya... Dan memang hidup dengan penuh kepura-puraan sangat melelahkan ...

Good to watch, perenungan akan seberapa jauh tingkat konsumerisme kita...

Thursday, September 2, 2010

Eye for an eye

I have nothing to loose
And it's so obvious
You've never fought for me
So don't make me fight for you
Coz an eye is for an eye.

Sound a revenge ?
No... It's just something that I called as justice.

Never got reward bigger than the risk itself
Just need 'kebulatan tekad' aja to go....
Just need a courage to leave...
I will leave...

One more lesson to be learned

Tuesday, August 31, 2010

Segelas the penghapus lapar

Akhirnya ketemu juga dosennya (baca: telatnya dikit).
Setelah memutuskan untuk naek ojeg hari ini ngampus...
Setelah melewati endapan traffic sekitar mega kuningan dan casablanca yang berpusar gak karuan (hemm ..perlu 20 min untuk keluar dari situ padahal pake motor)...
Alhamdulillah telat 10 min dech...itupun Pak Erman masih basa basi opening...alhamdulillah...

Akhirnya beneran kuliah (kemaren soalnya ketika juga terjebak trafic yang menggila, gak kebagian sessi-nya untung aja masih bisa ngabsen...)

Persis sebelum magrib, kelas dibubarkan... Timing-nya buka puasa...*terharu liat Pak Erman memimpin doa para dosen n staf di ruang birpen.....ngintip loh iniiii...

Untung sebelum pergi tadi sempet bekel teh Earl Grey-nya Ahmad Tea... Ah manstabbb.... Cukup 2 reguk, rasa lapar hilang....perasaan terbuka lega, bersyukur, dan berharap ... Si kecil yang dibawa sekolah ini belajar perjuangan mommy-nya untuk belajar....alhamdulillah...

Monday, August 30, 2010

Kuliah lagi ...

Memutuskan untuk kuliah lagi, setelah 13 tahun lamanya.
Mencoba me-refresh kembali apa yang pernah didapat dulu...

Bismillah ... semoga lancar
Robbi jidni Ilma
War zuqni fahma

...Dan menandai hari pertama kuliah... Di tengah bulan puasa, berbadan dua pula....dengan macet yang menggila... Sampe Kampus? Kuliah udah bubar, untung masih dikasih kesempatan absen...

Tinggal satu sessi lagi jam 7 malam.
Dosennya bilang kuliah ditiadakan hari ini.
Ellhaa....kalo dulu, 13 tahun lalu senengnya 1/2 mati...kalo sekarang berasa rugi, mungkin karena merasa bayar sendiri? Hihihi...